banner 728x250

Paripurna Tanpa Wali Kota, Metro Justru Bawa Pulang Puluhan Alsintan

banner 468x60

METRO, mediamatalensa — Ketidakhadiran Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terhadap LKPJ di DPRD Kota Metro, Senin (20/04/2026), memicu sorotan dan interupsi dari sejumlah anggota dewan.

Namun di balik polemik tersebut, terungkap bahwa pada waktu yang sama Bambang tengah berada di Jakarta mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian di Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

banner 325x300

Dalam agenda tersebut, Bambang menugaskan Wakil Wali Kota, M. Rafieq Adi Pradana, untuk mewakili pemerintah daerah dalam rapat paripurna, sehingga secara administratif pelaksanaan forum tetap memenuhi unsur keterwakilan.

Rakornas dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang membahas ancaman kekeringan akibat fenomena El Niño 2026. Pemerintah pusat mendorong percepatan langkah mitigasi, mulai dari pemetaan wilayah rawan, pompanisasi, hingga tanam serentak guna menjaga produksi pangan nasional.

Dalam forum itu, Menteri Amran menegaskan pentingnya kehadiran langsung kepala daerah sebagai salah satu pertimbangan penyaluran bantuan.

“Saya sangat mengapresiasi kepala daerah yang hadir secara langsung. Jika hanya diwakili, maka anggaran bantuan alsintan akan kami evaluasi,” ujarnya.

Momentum tersebut dimanfaatkan Wali Kota Metro untuk melakukan langkah “jemput bola” dengan mengajukan langsung kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi daerahnya.
Hasilnya, Pemerintah Kota Metro direncanakan menerima bantuan 28 unit traktor roda empat, 20 unit combine harvester, 56 unit pompa air 3 inci, serta 5 unit pompa air 6 inci.

Melalui pesan WhatsApp, Bambang menyatakan kehadirannya di tingkat pusat bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Kami berharap sinergi ini memberikan dampak nyata bagi petani, sehingga produksi tetap terjaga meskipun menghadapi perubahan iklim,” ujarnya.

Sementara itu, rapat paripurna di DPRD Kota Metro tetap berlangsung dengan kehadiran 19 anggota dewan.

Polemik yang muncul mencerminkan perbedaan sudut pandang antara aspek kehadiran dalam forum formal dan hasil kerja nyata di lapangan. Di satu sisi, absensi kepala daerah menjadi perhatian, namun di sisi lain langkah strategis yang diambil justru menghasilkan manfaat langsung bagi sektor pertanian.

Dengan tambahan alsintan tersebut, Kota Metro dinilai lebih siap menghadapi potensi kekeringan, sekaligus menunjukkan bahwa langkah proaktif di tingkat pusat dapat memberikan dampak konkret bagi daerah.
Editor: Dw1

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *