METRO,mediamatalensa – Dalam upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, Polres Metro melalui Satgas Pangan Unit Tipidter Satreskrim melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan Gerakan Pangan Murah, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai tersebut dipusatkan di RTH 23A Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian, serta komunitas masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Pertanian Kota Metro, Wakapolsek Metro Utara, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Metro, Tim Satgas Pangan Polres Metro, serta Tim DKP3 Kota Metro. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bentuk sinergi dalam menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah.
Gerakan Pangan Murah tidak hanya menghadirkan penjualan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran, namun juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan pelayanan publik. Sejumlah agenda yang dilaksanakan antara lain komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) pengolahan hasil cabai, pembagian bibit cabai dan sayuran gratis, serta program urban farming GERTAPAGA yang mendorong pemanfaatan lahan pekarangan rumah.
Selain itu, masyarakat juga disuguhkan kegiatan Mentari Bangsaku FOI berupa donasi pangan, senam bersama KJS, LLI, dan PWRI Kecamatan Metro Utara, layanan perpustakaan keliling, donor darah, aneka sayur, buah, dan kuliner, hingga Teras Pangan Lokal dan BZSA dengan menu “Takjil dari Olahan Pangan Lokal”.
Tak kalah penting, berbagai pelayanan publik turut dihadirkan dalam kegiatan ini, di antaranya pelayanan perizinan, pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil, pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan Posyanduwanling yang dimanfaatkan langsung oleh warga sekitar.
Dalam pelaksanaan pasar murah, harga sejumlah kebutuhan pokok terpantau lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, di antaranya beras SPHP Rp11.400 per kilogram, minyak goreng premium Rp15.000 per liter, bawang putih Rp35.000 per kilogram, bawang merah Rp24.000 per kilogram, serta gula kemasan Rp16.000 per kilogram.
Kasat Reskrim Polres Metro IPTU Rizky Dwi Cahyo, S.Tr.K., S.I.K., M.H. melalui Kanit Tipidter Satreskrim Polres Metro AIPDA M. Andri Anwar, S.IP menyampaikan bahwa kehadiran Satgas Pangan dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, harga tetap terkendali, serta masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program pemerintah.
“Polres Metro melalui Satgas Pangan melakukan pengawasan langsung guna memastikan harga bahan pokok sesuai ketentuan, stok mencukupi, serta tidak ada penyimpangan distribusi. Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus menekan potensi inflasi daerah,” ujar AIPDA M. Andri Anwar.
Ia menambahkan, pengamanan dan pendampingan akan terus dilakukan pada setiap kegiatan pangan strategis, khususnya menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Sebagai rencana tindak lanjut, Polres Metro akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok secara berkala di pasar tradisional maupun distributor.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi memanfaatkan berbagai program pangan murah dan layanan publik yang disediakan.
Sebagai penutup, AIPDA M. Andri Anwar, S.IP menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian harga dan ketahanan pangan di daerah.
“Kami mengapresiasi keterlibatan seluruh instansi dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini. Polres Metro akan terus berkomitmen mengawal setiap program pangan strategis agar berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,”tutupnya. (Dw1)
















