banner 728x250

Dua Letusan Pecah di Jembatan Hitam Metro, Pedagang Ayam Geprek Tersungkur Bersimbah Darah

banner 468x60

METRO, mediamatalensa – Warga Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro digegerkan dengan peristiwa penembakan yang menimpa seorang pedagang ayam geprek di kawasan Jalan Khair Bras atau Jembatan Hitam, Sabtu malam (23/5/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.

Korban diketahui bernama Dedi Kristian Agung (40), warga Jalan Fajar Asri RT 24 RW 25, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro.

banner 325x300

Korban diduga menjadi sasaran penembakan usai terlibat perselisihan terkait penagihan tunggakan bank keliling atau rentenir.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Muji yang merupakan kakak ipar korban menjelaskan, kejadian bermula di depan Toko Happy Mart, Jalan Khair Bras. Saat itu korban terlibat adu mulut dengan seorang pria tak dikenal yang datang untuk menagih utang.

“Awalnya cekcok mulut, lalu berlanjut hingga terjadi perkelahian di tengah jalan,” ujar Muji.

Menurutnya, di tengah pertikaian tersebut, pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api. Korban yang tersulut emosi sempat meneriakkan kalimat, “Tembak saja, tembak!”

Tak lama kemudian, pelaku langsung melepaskan dua kali tembakan ke arah korban dan satu kali tembakan ke udara. Setelah itu, pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam langsung melarikan diri ke arah Intan Futsal.

Akibat kejadian tersebut, korban tersungkur bersimbah darah di dekat lokasi tempatnya berjualan. Suasana di sekitar lokasi pun sontak panik.

Istri korban, Vita Lestari bersama keluarga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro guna mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Motif penembakan juga masih didalami.

Informasi yang beredar di lokasi menyebutkan, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan utang piutang atau praktik koperasi plecit.

Namun, dugaan itu masih dalam pendalaman pihak kepolisian dan belum ada keterangan resmi terkait identitas maupun latar belakang pelaku. (Dw1)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *