banner 728x250

Kado Kemerdekaan untuk Warga, Mobil Sehat Kota Metro Resmi Meluncur

banner 468x60

METRO, mediamatalensa — Sejumlah inovasi terus dilakukan jajaran RSUD Sumber Sari Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan adalah Mobil Sehat Kota Metro, sebuah layanan kesehatan bergerak yang dirancang untuk mendekatkan akses pelayanan medis kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah yang relatif jauh dari fasilitas kesehatan maupun rumah sakit.

banner 325x300

Mobil Sehat Kota Metro secara resmi diluncurkan oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Tejosari, Kota Metro, Senin (17/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso didampingi Wakil Wali Kota Metro A. Rafiq Adi Pradana, Ketua DPRD Kota Metro, Kapolres Metro, Dandim 0411/KM, Kajari Metro serta jajaran terkait.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa kehadiran Mobil Sehat Kota Metro merupakan salah satu bentuk inovasi yang sejalan dengan arah pembangunan pemerintah daerah, khususnya dalam mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak boleh hanya berpusat di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang berada di pusat kota. Pemerintah daerah harus memastikan masyarakat di setiap wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat dan berkualitas.

“Mobil Sehat Kota Metro ini merupakan salah satu jawaban terhadap bagaimana pemerintah daerah menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kita ingin pelayanan kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke rumah sakit, tetapi pelayanan itu juga harus hadir dan bergerak mendatangi masyarakat,” ujar Bambang.

Ia menegaskan, inovasi tersebut bukan sekadar menghadirkan kendaraan operasional, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Mobil Sehat, kata Bambang, diharapkan mampu membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses fasilitas kesehatan, baik karena jarak, keterbatasan kendaraan maupun faktor lainnya.

“Masih ada masyarakat yang mungkin membutuhkan pelayanan kesehatan tetapi memiliki keterbatasan untuk datang ke rumah sakit. Karena itu, pemerintah harus hadir memberikan solusi. Mobil Sehat ini kita dorong menjadi salah satu sarana untuk memperpendek jarak pelayanan antara tenaga kesehatan dengan masyarakat,” katanya.

Bambang juga menilai bahwa pelayanan kesehatan harus dibangun tidak hanya dengan pendekatan kuratif atau pengobatan ketika masyarakat sudah sakit, tetapi juga melalui langkah promotif dan preventif.

Melalui pemeriksaan awal, skrining kesehatan, edukasi serta konsultasi, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini sehingga berbagai potensi penyakit dapat dicegah atau ditangani lebih cepat.

“Kita ingin masyarakat Kota Metro semakin sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Jangan menunggu sakit baru datang ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan dan deteksi dini menjadi bagian penting agar penyakit bisa diketahui lebih awal dan penanganannya juga bisa lebih cepat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyebut inovasi Mobil Sehat juga memiliki keterkaitan erat dengan cita-cita Kota Metro sebagai kota pendidikan yang didukung oleh masyarakat yang sehat.

Menurutnya, pembangunan pendidikan, ekonomi dan sektor lainnya tidak akan berjalan maksimal apabila kesehatan masyarakat tidak mendapatkan perhatian yang serius.

“Kita ingin Kota Metro terus berkembang sebagai kota pendidikan, tetapi tentu harus ditopang oleh masyarakat yang sehat. Anak-anak kita harus sehat untuk belajar, masyarakat harus sehat untuk bekerja, dan keluarga harus sehat agar produktivitas serta kesejahteraan dapat terus meningkat,” ungkap Bambang.

Ia berharap Mobil Sehat Kota Metro tidak berhenti sebagai sebuah program seremonial, tetapi dapat benar-benar dimanfaatkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemkot Metro, lanjutnya, akan terus mendorong inovasi pelayanan publik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Ini bukan akhir, tetapi bagian dari proses. Kita akan terus melihat bagaimana inovasi ini berjalan di lapangan, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan apa yang masih perlu diperbaiki. Kalau ada kekurangan, kita evaluasi dan kita sempurnakan. Prinsipnya, pelayanan pemerintah harus semakin mudah, semakin dekat dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sumber Sari Bantul, dr. Hasril Syahdu, didampingi Ketua Tim Mobil Sehat Kota Metro, dr. Faridzan, serta jajaran menjelaskan bahwa Mobil Sehat Kota Metro merupakan kendaraan operasional bergerak yang menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Untuk tahap awal, lokus operasional Mobil Sehat Kota Metro direncanakan berada di 11 titik wilayah naungan Puskesmas yang tersebar dari 22 kelurahan di Kota Metro.

Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan awal, pemberian obat-obatan secara gratis, edukasi kesehatan, skrining penyakit serta mendukung transportasi rujukan yang terkoneksi dengan pelayanan dokter spesialis.

“Untuk akses rujukan, Mobil Sehat ini juga dapat membantu mengantar warga atau pasien dari wilayah yang membutuhkan menuju puskesmas maupun rumah sakit. Ini merupakan inovasi modern untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung visi dan misi pimpinan daerah dalam mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan,” ujar dr. Hasril.

Ia menambahkan, Mobil Sehat Kota Metro merupakan unit layanan kesehatan bergerak atau mobile clinic yang dirancang untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
Konsep pelayanan tersebut mengedepankan pendekatan mobile health service, yakni pelayanan kesehatan bergerak yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Adapun sasaran pelayanan Mobil Sehat Kota Metro antara lain masyarakat yang berada di daerah yang relatif jauh dari jangkauan rumah sakit, edukasi kesehatan, kegiatan skrining kesehatan serta program promotif dan preventif.
Dalam pelaksanaannya, Mobil Sehat Kota Metro akan mengembangkan sejumlah kegiatan seperti skrining diabetes, skrining hipertensi, USG skrining, pemeriksaan kesehatan dasar hingga konsultasi dokter.

“Contoh kegiatannya yakni skrining diabetes, skrining hipertensi, USG skrining dan konsultasi dokter. Ini merupakan bagian dari program promotif dan preventif yang kita harapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” pungkasnya. (Dw1)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *