Kota Metro, mediamatalensa – Beberapa inovasi yang di gagas tim direksi dan jajaran RSUD Sumber Sari Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro secara estafet menjalankan fungsi pelayanan kesehatan untuk masyarakat secara aktif.
Kali ini, pihak RSUD Sumber Sari Bantul meluncurkan inovasi baru yakni Mobil Sehat Kota Metro yang akan Lounching pada Agustus 2026 ini, secara simbolis oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, dan segera terjadwalkan.
Untuk diketahui, Mobil Sehat Kota Metro telah menjalankan fase uji coba di Puskesmas Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. Bersama tim Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi mengenai Mobil Sehat Kota Metro tersebut.
Lokus operasionalnya sementara ini, di 11 titik wilayah naungan Puskesmas yang ada di Kota Metro, dari 22 Kelurahan se-Kota Metro.
Direktur RSUD Sumber Sari Bantul, dr.Hasril Syahdu didamping Ketua Tim Mobil Sehat Kota Metro, dr. Faridzan bahwa, mobil sehat kota metro adalah kendaraan operasional bergerak yang menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan dasar.
Selain memberikan layanan pemeriksaan awal, obat-obatan gratis, dan sebagai fungsi sarana transportasi rujukan terkoneksi dengan dokter spesialis.
“Akses rujukannya yakni Mengantar warga atau pasien dari pelosok ke puskesmas atau rumah sakit. Ini merupakan inovasi modern menjawab visi misi pimpinan daerah Kota Metro untuk penyetaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.”Ujarnya.
dr. Hasril Syahdu juga menyampaikan bahwa, Mobil Sehat Kota Metro merupakan unit layanan kesehatan bergerak (Mobile Clinic) yang dirancang untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
Konsep Pelayanan Mobil Sehat Kota Metro adalah pelayanan bergerak. Dalam sistem kesehatan Indonesia terdapat konsep pelayanan kesehatan bergerak (mobile health service) untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Konsep Mobil Sehat Kota Metro :
1.Daerah yang agak jauh dari jangkauan Rumah sakit.
2. Edukasi Kesehatan.
3. Kegiatan Skrining Kesehatan
4. Program Promotif Preventif.
Dijelaskannya, Program Mobil Sehat direncanakan secara konsep sama dengan mobile clinic dengan mode Skrining Penyakit, Edukasi Kesehatan, Pemeriksaan Dasar.
“Contoh kegiatannya yakni, Skrining Diabetes, Skrining Hipertensi, USG Skrining, Konsultasi Dokter. Ini masuk program promotif preventif.”Jelas dr.Hasril Syahdu.
“Tentunya inovasi mobil sehat Kota Metro inj, bertujuan untuk mendekatkan pelayanan medis ke wilayah atau komunitas yang cukup sulit mengakses rumah sakit dan membantu masyarakat bertemu dengan dokter spesialis bagi yang tidak memiliki armada atau kendaraan untukk menjangkau Rumah sakit.”Imbuhnya. (Red)
















