METRO, mediamatalensa – Kenaikan pangkat selalu menjadi momen istimewa dalam perjalanan seorang anggota kepolisian. Bukan sekadar perubahan tanda di pundak, tetapi simbol dari perjalanan panjang, dedikasi, dan tanggung jawab yang semakin besar. Hal itulah yang kini dirasakan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro, AKP Rizky Dwi Cahyo, S.Tr.K., S.I.K., M.H., usai resmi menerima kenaikan pangkat dari IPTU menjadi AKP.
Suasana penuh haru dan kebanggaan tampak menyelimuti halaman Mapolres Metro saat prosesi tradisi mandi kembang digelar, Selasa (30/6/2026). Tradisi yang telah menjadi bagian dari budaya di lingkungan Polri itu dipimpin langsung oleh Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan, S.I.K., sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa atas amanah baru yang diterima.
Bagi banyak orang, siraman air bunga mungkin terlihat sederhana. Namun di lingkungan kepolisian, tradisi ini memiliki makna mendalam. Air bunga menjadi simbol penyucian diri, kejernihan hati, serta harapan agar personel yang naik pangkat mampu menjalankan tugas dengan pikiran yang jernih, hati yang bersih, dan langkah yang bijaksana.
Kapolres Metro AKBP Hangga Utama Darmawan mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas loyalitas, kerja keras, dan pengabdian personel selama menjalankan tugas.
“Kenaikan pangkat bukan hadiah, tetapi hasil dari proses panjang dan kerja keras. Ini adalah bentuk penghargaan sekaligus amanah yang harus dijaga. Saya berharap dengan pangkat baru ini, AKP Rizky semakin matang dalam memimpin dan semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Menurutnya, tugas di bidang reserse merupakan salah satu tantangan besar dalam institusi kepolisian. Dibutuhkan ketegasan, ketelitian, serta keberanian dalam mengambil keputusan, terutama dalam menangani berbagai kasus yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Sementara itu, AKP Rizky Dwi Cahyo mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari, pangkat baru yang kini disandang bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga membawa beban tanggung jawab yang lebih besar.
“Ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berterima kasih kepada pimpinan, rekan-rekan, dan keluarga yang selalu mendukung perjalanan saya selama ini. Tanpa mereka, saya tidak akan sampai di titik ini,” ungkap Rizky.
Ia mengakui, perjalanan sebagai anggota kepolisian bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan, tekanan, dan pengorbanan yang harus dilalui, terutama dalam menangani kasus-kasus kriminal yang membutuhkan ketelitian dan keberanian.
Namun baginya, setiap tantangan itu adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih kuat dan lebih baik.
“Kenaikan pangkat ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih keras lagi. Komitmen saya tetap sama, menegakkan hukum secara adil, profesional, dan tanpa pandang bulu. Tidak ada ruang bagi kejahatan untuk tumbuh di Kota Metro,” tegasnya.
Di balik pangkat baru itu, tersimpan kisah tentang kerja tanpa lelah, waktu yang banyak tersita untuk tugas, serta tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semua itu kini menjadi bagian dari perjalanan yang membawa Rizky pada satu titik baru dalam kariernya.
Prosesi kenaikan pangkat dan tradisi mandi kembang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri para pejabat utama, perwira, anggota Polres Metro, serta insan pers.
Bagi AKP Rizky, pangkat baru ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus hadir, bekerja, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Metro.(Dw1)
















