banner 728x250

Petir Tumbangkan Pohon Akasia di Taman Ki Hajar Dewantara, BPBD Metro Turun Langsung

banner 468x60

Metro mediamatalensa – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro bergerak cepat menangani pohon tumbang akibat tersambar petir di kawasan Taman Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kamis (5/11/2026).

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras disertai petir mengguyur wilayah Kota Metro sekitar pukul 14.00 WIB. Menindaklanjuti laporan masyarakat, BPBD Kota Metro langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

banner 325x300

Kepala BPBD Kota Metro, Arwansyah, turut turun langsung bersama puluhan personel guna menangani pohon akasia berukuran besar yang tumbang akibat sambaran petir.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan mesin pemotong kayu (chainsaw), mengingat ukuran batang pohon cukup besar dengan tekstur kayu yang keras.

Arwansyah mengatakan, respons cepat dilakukan sebagai upaya memastikan pohon tumbang segera ditangani sehingga tidak membahayakan keselamatan masyarakat maupun pengguna jalan.

“Begitu menerima laporan dari warga sekitar Taman Ki Hajar Dewantara, kami langsung bergerak menuju lokasi bersama anggota. Pohon akasia yang tersambar petir ini cukup besar dan kayunya keras, sehingga proses evakuasi harus dilakukan menggunakan mesin pemotong. Alhamdulillah, anggota langsung melakukan penanganan agar kondisi di sekitar lokasi kembali aman,” ujar Arwansyah.

Selain di kawasan Taman Ki Hajar Dewantara, BPBD Kota Metro juga menerima laporan kejadian pohon tumbang di Jalan RA Kartini, Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara.

BPBD Ingatkan Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Memasuki musim penghujan 2026/2027, BPBD Kota Metro mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang hingga sambaran petir.

Imbauan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 4 Tahun 2026 tertanggal 30 Oktober 2026 tentang Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tahun 2026/2027.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada akhir 2026 hingga awal 2027. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.

Arwansyah menjelaskan, berdasarkan Kajian Risiko Bencana (KRB), terdapat sejumlah wilayah di Kota Metro yang masuk kategori sangat rawan banjir, yakni Kelurahan Iringmulyo, Metro, Hadimulyo Barat, dan Hadimulyo Timur.

Sementara wilayah yang masuk kategori rawan banjir meliputi Kelurahan Tejosari, Tejo Agung, Yosorejo, Ganjar Agung, Mulyosari, dan Margorejo.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang dan petir. Warga juga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, khususnya pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang serta saluran drainase yang rawan tersumbat,” kata Arwansyah.

Camat dan Lurah Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana selama musim penghujan, BPBD Kota Metro mengimbau seluruh camat dan lurah agar meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.

Sejumlah langkah yang perlu dilakukan meliputi:

1. Prabencana (Sebelum Hujan)

  • Mengaktifkan posko siaga bencana di tingkat kelurahan.
  • Melaksanakan kerja bakti massal untuk membersihkan saluran drainase, gorong-gorong, serta bantaran Sungai Way Bunut dan Way Batanghari.
  • Memangkas pohon dan ranting yang berpotensi tumbang.
  • Memeriksa serta memasang kembali rambu jalur evakuasi dan titik kumpul aman.
  • Mendata warga kelompok rentan, seperti lanjut usia, balita, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.

2. Saat Hujan Lebat

  • Memantau tinggi muka air (TMA) di wilayah masing-masing.
  • Menyiagakan Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
  • Menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat melalui kentongan atau pengeras suara masjid.
  • Melarang warga beraktivitas di sekitar sungai maupun bermain air banjir guna menghindari risiko kecelakaan.

BPBD Metro Buka Layanan Pelaporan Bencana 24 Jam

Untuk mempercepat penanganan kejadian bencana, BPBD Kota Metro mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan peristiwa bencana maupun kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pelaporan selama 24 jam melalui saluran berikut:

Pusdalops BPBD Kota Metro

  • Call Center: 112 (Gratis)
  • Kasi PK: 0823-7103-9993
  • Kasi Darlok: 0811-791-356
  • Kasi RR: 0812-7233-9073
  • Instagram: @bpbd.kota.metro

Arwansyah berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, antara lain dengan menjaga kebersihan lingkungan serta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan bahaya.

“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Kami mengajak warga untuk selalu waspada, saling mengingatkan, dan segera melapor apabila terjadi keadaan darurat. Dengan kerja sama semua pihak, risiko bencana dapat kita minimalisasi,” pungkasnya.(Dw1)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *