banner 728x250

SEKDA METRO TEGASKAN DISIPLIN DAN PENGUASAAN ATURAN, SATPOL PP DIMINTA JAGA MARWAH PRAJA WIBAWA

banner 468x60

METRO,mediamatalensa – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Dr. Ahmad Hariyanto, menegaskan pentingnya kedisiplinan, penguasaan peraturan perundang-undangan, serta profesionalitas jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Hariyanto saat memimpin apel pagi di lingkungan Satpol PP Kota Metro, Rabu (29/7/2026). Apel berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus menjadi momentum bagi Sekda untuk mempererat silaturahmi dan mengenal lebih dekat jajaran Satpol PP setelah dirinya dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Metro.

banner 325x300

“Pagi hari ini sengaja saya mengambil tempat di sini. Pertama, karena bertugas sebagai pejabat baru Sekretaris Daerah, saya harus mengenal dengan Bapak Ibu sekalian, seluruh anggota Satpol PP Kota Metro,” ujar Ahmad Hariyanto.

Dalam arahannya, Sekda menyebut Satpol PP memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu wajah Pemerintah Kota Metro dalam pelaksanaan penegakan peraturan daerah. Menurutnya, setiap pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan harus memiliki dasar hukum yang jelas.

“Semua itu tentunya dilandasi dengan peraturan perundang-undangan. Ada Undang-Undang Dasar 1945, undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan presiden, peraturan daerah, peraturan wali kota, hingga surat keputusan wali kota. Itu yang harus kita pahami,” tegasnya.

Ia mengingatkan, penguasaan terhadap regulasi menjadi hal mendasar bagi setiap personel Satpol PP. Sebab, penegakan peraturan daerah tidak cukup hanya mengandalkan keberanian, tetapi juga harus dilakukan berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Setiap kita bekerja, setiap kita melakukan kegiatan, terutama dalam penegakan peraturan daerah, SOP adalah salah satu kunci utama kita. Karena kalau kita melanggar SOP, artinya apa yang kita lakukan itu ada kesalahan prosedur atau kesalahan administrasi,” jelasnya.

Jaga Marwah dan Wibawa Satpol PP

 

Ahmad Hariyanto juga memberikan penekanan khusus terhadap pentingnya menjaga marwah dan wibawa Satpol PP. Menurutnya, tagline Praja Wibawa bukan sekadar slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap, perilaku, kedisiplinan, serta tindakan setiap personel ketika berada di lapangan.

“Kita harus memiliki nama dan menjaga wibawa sesuai dengan tagline Satpol PP, yakni Praja Wibawa. Tagline tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cerminan jati diri setiap anggota Satpol PP. Artinya, marwah, kehormatan, dan kewibawaan itu harus melekat dalam setiap sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kewibawaan institusi akan tumbuh apabila personel mampu bekerja secara profesional, memahami aturan, menjalankan tugas sesuai SOP, serta memiliki keberanian dalam menegakkan kebenaran.

“Kalau kita benar, kita harus berani. Berani karena benar, takut karena salah,” tegas Ahmad Hariyanto.

Menurutnya, tantangan Satpol PP ke depan semakin kompleks seiring perkembangan Kota Metro dan pesatnya arus informasi. Setiap tindakan petugas di lapangan dapat dengan cepat diketahui masyarakat melalui berbagai platform teknologi informasi.

Karena itu, ia meminta seluruh personel agar semakin berhati-hati, profesional, dan mampu membaca situasi sebelum mengambil tindakan.

“Apalagi di era teknologi informasi saat ini, setiap peristiwa dapat dengan cepat diketahui masyarakat luas hanya dalam hitungan detik,” ungkapnya.

Perencanaan dan Mitigasi Jadi Kunci

Dalam menjalankan tugas menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, Ahmad Hariyanto juga menekankan pentingnya perencanaan dan mitigasi. Personel diminta mampu memetakan potensi gangguan, termasuk memperkirakan jumlah massa, tujuan kegiatan, kebutuhan personel, serta langkah strategis yang harus dilakukan.

“Semua itu harus direncanakan. Tanpa perencanaan yang jelas, kita akan selalu gagap dalam menghadapi setiap permasalahan,” katanya.

Selain tugas kedinasan, Sekda turut menyampaikan sejumlah penataan di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Salah satunya terkait rencana penyediaan ruang penerima tamu khusus di Kantor Wali Kota Metro sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan kerja sekaligus memperkuat pengawasan terhadap tamu yang datang.

“Nantinya semua tamu akan menggunakan ID card dan meninggalkan identitas,” jelasnya.

Pesan untuk Jaga Keluarga dan Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Hariyanto juga mengingatkan personel Satpol PP untuk tidak hanya fokus pada tugas kedinasan, tetapi turut meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menyoroti sejumlah tantangan sosial, seperti tekanan ekonomi, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

“Tolong jaga anak-anak kita dan keluarga kita. Tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks, sehingga peran keluarga menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter dan melindungi generasi muda,” pesannya.

Ia meminta para orang tua untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak, mengetahui lingkungan pergaulan mereka, serta memberikan pendampingan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

“Jangan pernah menjauhi anak-anak kita, tetapi dampingi, awasi pergaulannya, bangun komunikasi yang baik, dan tanamkan nilai-nilai positif sejak dini agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak masa depan,” tambahnya.

Perkuat Jiwa Korsa dan Kolaborasi

Di hadapan jajaran Satpol PP, Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan jiwa korsa. Menurutnya, soliditas internal menjadi modal penting dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita juga harus menjaga jiwa korsa dan kekompakan yang menjadi modal penting dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Satu sakit, kita kena semua. Jangan ketika ada orang susah, kita tertawa di belakang. Kita gandeng tangannya, kita rangkul, kita kuatkan. Itu namanya jiwa korsa,” tuturnya.

Ahmad Hariyanto juga mendorong Satpol PP untuk terus melakukan inovasi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta masyarakat.

“Semua pekerjaan itu harus dilaksanakan secara bersama-sama dari sisi-sisi yang berbeda. Kolaborasi. Kita tidak bisa kerja sendiri,” katanya.

Menutup arahannya, Ahmad Hariyanto kembali menegaskan bahwa Satpol PP merupakan salah satu wajah Pemerintah Kota Metro yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, penegakan peraturan daerah harus dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dan santun.

“Pol PP ini adalah tampak mukanya Pemerintah Kota Metro. Silakan melakukan penegakan peraturan daerah, tapi dengan cara yang santun. Pemerintahan itu dinamis, permasalahannya juga semakin kompleks, maka kita harus mampu beradaptasi,” pungkasnya.(ADV)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *